Chapati Gandum Utuh Praktis

Chapati Gandum Utuh Praktis

Chapati gandum utuh yang segar ini praktis, mudah, dan lezat; sangat cocok dinikmati dengan mentega, sebagai pendamping makanan, atau sebagai pembungkus!

Langkah

  1. Campur tepung dan garam dalam wadah. Tambahkan air sambil diaduk hingga membentuk adonan yang lembut.
  2. Pindahkan adonan ke permukaan kerja yang sudah ditaburi sedikit tepung, lalu uleni beberapa kali. Bagi adonan menjadi 8 bagian dan bulatkan masing-masing. Pipihkan setiap bulatan hingga sangat tipis menggunakan rolling pin.
  3. Panaskan wajan datar dengan api sedang-tinggi. Masak setiap bulatan adonan di wajan hingga muncul gelembung, sekitar 2 menit. Balik dan masak hingga kecokelatan ringan di sisi lainnya.

Pertanyaan umum

Bisa pakai tepung terigu serbaguna sebagai pengganti gandum utuh?

Bisa, tapi chapati akan jadi lebih pucat dan kurang gurih karena tidak ada aroma kacang khas gandum utuh. Tepung serbaguna juga menyerap lebih sedikit cairan, jadi sisihkan sebagian dari 240 ml air dan tambahkan sedikit demi sedikit sampai adonan terasa lembut.

Kenapa chapati saya jadi keras, bukan lembut?

Biasanya karena adonannya terlalu kering atau wajannya kurang panas. Adonan seharusnya sudah terasa sangat lembut setelah air dimasukkan, dan tambahan tepung saat menipiskan adonan bisa membuatnya jadi kaku. Gunakan api sedang-tinggi sesuai instruksi, agar sisi pertama matang dalam sekitar 2 menit.

Apakah adonannya perlu didiamkan sebelum digilas?

Untuk resep ini tidak perlu, jadi prosesnya cepat: cukup campur, uleni beberapa kali, lalu langsung gilas. Kalau Anda punya waktu luang sekitar 30 menit, mendiamkan adonan yang sudah ditutup akan membuatnya lebih rileks dan lebih mudah digilas tipis, tapi ini tidak wajib.

Bisa tidak buat chapati tanpa wajan datar?

Bisa pakai wajan datar yang tebal, seperti skillet besi cor atau tawa, yang penting panasnya merata. Gunakan api sedang-tinggi dan perhatikan munculnya gelembung serta bintik kecokelatan pada adonan daripada hanya mengandalkan waktu, karena wajan yang lebih tipis biasanya lebih cepat panas.

Bagaimana caranya supaya chapati tetap lembut setelah dimasak?

Segera tumpuk chapati setelah diangkat dari wajan dan bungkus tumpukannya dengan serbet bersih. Uap panas dari tiap lembar chapati akan membantu melembutkan lapisan di bawahnya. Kalau dibiarkan terbuka, chapati akan mengeras dalam hitungan menit karena kering.

Bisa tidak adonannya dibuat sebelumnya?

Bisa. Bungkus dengan rapat, simpan di kulkas, dan gunakan dalam waktu satu hari. Pastikan adonan sudah kembali ke suhu ruang sebelum digilas. Chapati paling enak dimakan saat segar, tapi bisa dipanaskan kembali selama beberapa detik tiap sisinya di wajan panas tanpa minyak.